Hai..hai lagi pada ngapain KanzaLovers? Selamat ber-weekend ria yaaa. Kali ini kita akan membahas hubungan diabetes dan keputihan. Banyak kejadian orang yang memeriksakan kesehatan organ intimnya (semula tidak ada keluhan) saat di USG ternyata di dinding miss V banyak keputihan. Setelah diperiksa lebih lanjut ternyata beliau mengidap diabetes. Nah, apa hubungannya ya??

Diabetes adalah suatu penyakit dimana tubuh tidak dapat menghasilkan insulin (hormon pengatur gula darah) atau insulin yang dihasilkan tidak mencukupi atau insulin tidak bekerja dengan baik. Oleh karena itu akan menyebabkan gula darah meningkat saat diperiksa.

Penderita diabetes mempunyai kerentanan terhadap infeksi baik bakteri, jamur maupun virus. Infeksi jamur merupakan salah satu komplikasi diabetes yang sering ditemukan.  Kadar gula darah yang tinggi merupakan kondisi yang menguntungkan bagi jamur untuk berkembang biak dan menimbulkan infeksi. Selain itu karena kerusakan pada pembuluh darah dan berkurangnya kemampuan sel darah putih untuk menangani infeksi, menyebabkan infeksi sulit sembuh dan bertambah parah. Oleh karena itu perlu dilakukan kontrol tehadap gula darah bersamaan dengan pengobatan terhadap infeksi jamur.

Infeksi jamur yang sering menyerang penderita diabetes yaitu kandidiasis, merupakan infeksi jamur yang disebabkan oleh jamur Candida albicans. Jamur ini pada keadaan normal terdapat pada tubuh manusia, namun pada keadaan tertentu, misalnya pada penderita diabetes pertumbuhannya menjadi berlebihan sehingga menyebabkan infeksi. Infeksi biasanya menyerang kulit di daerah lipatan seperti ketiak, bawah payudara, lipat paha atau sering juga pada wanita menyebabkan gatal pada daerah kemaluan dan keputihan. Infeksi jamur lainnya yang ditemukan pada penderita diabetes yaitu: Tinea pedis (kaki atlet/kutu air), Tinea Kruris (kadas) dan Tinea korporis (kurap).

 

 

Leave a Reply